Sulistiyowati, Endah (2025) Pengetahuan Ibu Tentang PMT Lokal Di Desa Regunung Wilayah Puskesmas Tengaran Tahun 2025. S1 thesis, unw.
|
Text
ENDAH SULISTIYOWATI_157241091_artikel ilmiah magang kinerja pdf - endah sulis.pdf Download (956kB) |
|
|
Text
EndahSulistiyowati_157241091_BAB (1) - endah sulis.pdf Download (254kB) |
|
|
Text
EndahSulistiyowati_1572041_BAB (3) - endah sulis.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
EndahSulistiyowati_157241091_BAB (5) - endah sulis.pdf Download (131kB) |
|
|
Text
Endah Sulistiyowati_157241091_LAMPIRAN BELAKANG - endah sulis.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
Endah Sulistiyowati_157241091_LAMPIRAN DEPAN - endah sulis.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
EndahSulistiyowati_157241091_Halaman Pengesahan artikel - endah sulis.pdf Download (245kB) |
|
|
Text
endahSulistiyowati_157241091_artikel ilmiah magang kinerja word - endah sulis.docx Restricted to Registered users only Download (380kB) | Request a copy |
|
|
Text
REV_TUGAS AKHIR ENDAH S_157241091-28 Juli 2025 (2) - endah sulis.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
REV_TUGAS AKHIR ENDAH S_157241091-28 Juli 2025 (2) - endah sulis.docx Restricted to Registered users only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text
EndahSulistiyowati_157241091_lembar konsultasi - endah sulis.pdf Download (896kB) |
Abstract
Latar Belakang: Gizi yang baik merupakan dasar untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan balita. Stunting dan gizi kurang gizi buruk masih menjadi masalah besar di Indonesia. Prevalensi stunting menurut provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu dari 12 provinsi di Indonesia yang berada di bawah angka nasional yaitu di bawah 19,8%, sedangkan data Status gizi berdasarkan Indek BB/U Kabupaten Semarang pada tahun 2024 terdapat 399 balita dengan status gizi buruk, sedangkan dengan status gizi kurang terdapat 3323 balita. Dan status gizi dengan indek BB/U di Puskesmas Tengaran terdapat 146 balita dengan status gizi buruk, sedangkan dengan status gizi kurang terdapat 401 balita. Didapatkan data kasus di Desa Regunung Gizi kurang sebanyak 13 Balita. Berdasarkan uraian diatas yang menyatakan masih ada kejadian gizi kurang di Desa Regunung Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, sehingga peneliti tertarik untuk Melaksanakan Program Penyuluhan mengenai PMT berbahan lokal untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang PMT berbahan lokal dan status gizi balita di Desa Regunung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program penyuluhan gizi dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik ibu balita terkait gizi seimbang dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis bahan pangan lokal. Program ini dilaksanakan di Desa Regunung, wilayah kerja Puskesmas Tengaran yang melibatkan 13 orang tua balita yang memiliki masalah gizi kurang. Metode: Berupa penyuluhan menggunakan media cetak seperti leaflet dan booklet, serta praktik mandiri di rumah responden tentang pembuatan PMT inovasi dari singkong dan lele. Hasil : Menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan ibu setelah intervensi. sebelum penyuluhan, 100% ibu menganggap PMT lokal hanya sebagai kudapan. Setelah penyuluhan, pemahaman mereka meningkat menjadi 92,3% yang menjawab dengan benar. Peningkatan serupa juga terlihat pada pemahaman konsep gizi seimbang. Partisipasi aktif ibu dan kader kesehatan menjadi faktor penting keberhasilan program. Evaluasi praktik mandiri di rumah menunjukkan sebagian besar ibu mampu mengolah PMT inovasi, meskipun beberapa mengalami kendala ketersediaan bahan. Observasi lanjutan dengan kunjungan rumah menunjukkan 12 dari 13 balita mengalami kenaikan berat badan. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu, serta berkontribusi positif pada peningkatan status gizi balita. Background: Proper nutrition is fundamental for the growth and development of toddlers. Stunting and malnutrition remain major problems in Indonesia. The prevalence of stunting in Central Java province is below the national figure of 19.8%. However, 2024 data on nutritional status based on the Weight-for-Age (BB/U) Index in Semarang Regency shows 399 toddlers with severe malnutrition and 3,323 with undernutrition. At the Tengaran Community Health Center, there are 146 toddlers with severe malnutrition and 401 with undernutrition. In Regunung Village specifically, there are 13 cases of undernutrition in toddlers. Given the persistent issue of undernutrition in Regunung Village, Tengaran District, Semarang Regency, researchers were motivated to implement a counseling program on local complementary feeding to improve mothers' knowledge and the nutritional status of toddlers. Objective: This study aims to evaluate the effectiveness of a nutritional counseling program in enhancing the knowledge and practices of mothers of toddlers regarding balanced nutrition and local-based complementary feeding (PMT). The program was carried out in Regunung Village, within the working area of the Tengaran Community Health Center, involving 13 parents of toddlers with undernutrition. Method: The intervention consisted of counseling sessions using printed media such as leaflets and booklets. Participants also engaged in independent practical training at home to prepare innovative PMT recipes using local ingredients like cassava and catfish. Results: The findings demonstrate a significant increase in mothers' knowledge after the intervention. Prior to the counseling, 100% of mothers considered local PMT to be just a snack. Following the program, their understanding improved, with 92.3% of them answering correctly. A similar improvement was observed in their grasp of balanced nutrition concepts. The active participation of mothers and health cadres was a crucial factor in the program's success. An evaluation of the independent cooking practices at home revealed that most mothers were able to prepare the innovative PMT, although a few faced challenges with ingredient availability. Follow-up home visits indicated that 12 out of 13 toddlers experienced weight gain. Thus, this program proved effective in improving mothers' knowledge and skills, thereby making a positive contribution to the nutritional status of toddlers.
| Item Type: | Thesis (S1) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | Penyuluhan Gizi, PMT berbahan lokal, Status Gizi Balita. | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics | ||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > S1 Kebidanan | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan 7 | ||||||||
| Date Deposited: | 18 May 2026 06:32 | ||||||||
| Last Modified: | 18 May 2026 06:32 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/5795 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
