HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK KELUARGA, ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA PRAIHAMBULI KECAMATAN NGGAHA ORI ANGU KABUPATEN SUMBA TIMUR

Ndawa Lu, Widya Erlita (2022) HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK KELUARGA, ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA PRAIHAMBULI KECAMATAN NGGAHA ORI ANGU KABUPATEN SUMBA TIMUR. S1 thesis, Universitas Ngudi Waluyo.

[img] Text
S1_060115A016_PENGESAHAN ARTIKEL - Widya Erlita.pdf

Download (8kB)
[img] Text
S1_060115A016_HALAMAN JUDUL - Widya Erlita.pdf

Download (93kB)
[img] Text
S1_060115A016_LAMPIRAN DEPAN - Widya Erlita.pdf

Download (365kB)
[img] Text
S1_060115A016_ABSTRAK - Widya Erlita.pdf

Download (11kB)
[img] Text
S1_060115A016_BAB I - Widya Erlita.pdf

Download (215kB)
[img] Text
S1_060115A016_BAB II - Widya Erlita.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)
[img] Text
S1_060115A016_BAB III - Widya Erlita.pdf

Download (194kB)
[img] Text
S1_060115A016_BAB IV - Widya Erlita.pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
[img] Text
S1_060115A016_BAB V - Widya Erlita.pdf

Download (86kB)
[img] Text
S1_060115A016_DAFTAR PUSTAKA - Widya Erlita.pdf
Restricted to Registered users only

Download (227kB)
[img] Text
S1_060115A016_SKRIPSI LENGKAP - Widya Erlita.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan energy, protein dan banyak faktor yang mempengaruhi kejadian stunting seperti karakteristik keluarga, pendapatan orang tua, dan jumlah anggota keluarga. Tujuan : Mengetahui hubungan karakteristik antara keluarga, asupan energi dan protein dengan kejadian stunting pada balita di Desa Praihambuli Kecamatan Nggaha Ori Angu Kabupaten Sumba Timur Metode :Metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah Populasi dalam penelitian ini adalah 177 balita. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik Proportional Random Sampling sejumlah 71 responden yang memenuhi kriteria. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji korelasi Kendal tau. Istrumen pengumpulan data menggunakan data sekunder pengukuran antropometri, kuesioner, form SSFQ. Hasil : Penelitian menunjukan bahwa hubungan antara pendidikan ayah dengan kejadian stunting memiliki nilai p (value) 0,565 sedangkan hubungan antara pekerjaan ayah dengan stunting memiliki nilai p (value) 0,00. Pendidikan ibu memiliki nilai p (value) 0,816 sedangkan nilai hubungan antara pekerjaan ibu dengan stunting memiliki nilai p (value) 0,0147. Hubungan antara julah anggota keluarga dengan kejadian stunting memiliki nilai p (value) 0,763. Sedangkan kejadian stunting pada balita sejumlah 23 balita ( 32,4 %) dan balita yang tidak stunting yaitu 48 balita (67.6 %); asupan energy baik 20 balita (28,2 %), energi kurang 37 balita (52,1 %), asupan energy lebih 14 balita (19,7%); asupan protein baik 12 balita (16,9 %), protein kurang 34 balita (47,9 %), protein lebih 25 balita (35,2%)( p=0,004, p=0,004) Simpulan : Tidak ada hubungan antara stunting dengan karakteristik keluarga ( pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, jumlah anggota keluarga) dan Ada hubungan antara asupan energi dan asupan protein dengan kejadian stunting pada balita di Desa Praihambuli Kecamatan Nggaha Ori Angu Kabupaten Sumba Timur

Item Type: Thesis (S1)
Keywords: Stunting, Asupan Energi, Asupan Protein, karakteristik keluarga,Widya Erlita Ndawa Lu 060115A016
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas UNW > S1 Gizi
Depositing User: UPT Perpustakaan UNW 2
Date Deposited: 25 May 2022 03:57
Last Modified: 25 May 2022 03:57
URI: http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/2336

Actions (login required)

View Item View Item