ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S USIA 22 TAHUN G1P0A0 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIWUNGU KECAMATAN KALIWUNGU

Siswati, Siswati (2025) ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S USIA 22 TAHUN G1P0A0 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIWUNGU KECAMATAN KALIWUNGU. Other thesis, Universitas Ngudi Waluyo.

[img] Text
LAPORAN COC SISWATI 167242055 - Setyowati Byl.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
REVISI SISWATI - Setyowati Byl.docx
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan. Berdasarkan data Kemenkes Indonesia tahun 2022, AKI tercatat sebesar 207 per 100.000 kelahiran hidup, sedangkan AKB sebesar 22 per 1.000 kelahiran hidup, masih di atas target Renstra. Penyebab kematian ibu umumnya meliputi perdarahan, preeklamsia/eklamsia, infeksi, partus lama, dan komplikasi nifas, sementara kematian bayi dipengaruhi oleh prematuritas, asfiksia, infeksi, dan kelainan bawaan. Upaya penurunan AKI dan AKB dilakukan melalui program Safe Motherhood dan penerapan Continuity of Care (CoC), yaitu pelayanan kebidanan berkesinambungan mulai kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga keluarga berencana. Pelayanan yang komprehensif dan terintegrasi berkontribusi dalam deteksi dini risiko, pencegahan komplikasi, serta peningkatan kesehatan ibu dan bayi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada Ny. S, usia 22 tahun, P1A0, yang menerima asuhan kebidanan komprehensif di Puskesmas Kaliwungu. Asuhan meliputi pengkajian kehamilan, pemantauan persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, dan konseling keluarga berencana. Tindakan yang diberikan sesuai standar, antara lain pemeriksaan ANC, manajemen persalinan normal, perawatan bayi baru lahir fisiologis, edukasi menyusui, serta konseling dan pemberian KB pasca persalinan. Hasil: Seluruh proses asuhan berlangsung fisiologis tanpa komplikasi. Ibu menunjukkan pemahaman yang baik mengenai tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan, perawatan diri masa nifas, pemberian ASI eksklusif, dan perawatan bayi. Pemberian KB pasca persalinan dipilih sesuai kondisi ibu (KB suntik 3 bulan). Bayi baru lahir menunjukkan adaptasi yang baik dan tumbuh kembang normal. Kesimpulan: Asuhan kebidanan berkesinambungan (CoC) terbukti efektif dalam mendeteksi dini risiko, meningkatkan pengetahuan ibu, mendukung kesehatan maternal dan neonatal, serta membantu optimalisasi pemberian ASI dan kenyamanan ibu. Penerapan layanan CoC secara komprehensif perlu terus dilakukan untuk mendukung penurunan AKI dan AKB.

Item Type: Thesis (Other)
Contributors:
ContributionContributorsNIDNEmail
Thesis advisorListiyaningsih, Moneca Diahnidn0613038802library@unw.ac.id
Keywords: Asuhan Kebidanan Berkesinambungan , Kesehatan Ibu dan Bayi, Pelayanan Keluarga Berencana
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas UNW > Profesi Kebidanan
User Id: UPT Perpustakaan UNW 11
Date Deposited: 30 Oct 2026 06:24
Last Modified: 30 Oct 2026 06:24
URI: http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6989

Actions (login required)

View Item View Item