Setyowati, Setyowati (2025) ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. L USIA 27 TAHUN G2P1A0 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIWUNGU KECAMATAN KALIWUNGU. Other thesis, Universitas Ngudi Waluyo.
|
Text
Laporan COC Watik FIX_compressed (1) - Setyowati Byl.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
Artikel COC Watik - Setyowati Byl.docx Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting dalam menilai kualitas kesehatan suatu negara. AKI di Indonesia pada tahun 2022 tercatat sebesar 207 per 100.000 kelahiran hidup, masih di atas target Renstra 190 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab kematian ibu umumnya meliputi perdarahan, preeklamsia/eklamsia, infeksi, partus lama, dan komplikasi nifas. Demikian juga angka kematian bayi yang masih dipengaruhi oleh prematuritas, asfiksia, infeksi, dan kelainan bawaan. Upaya penurunan AKI dan AKB dilakukan melalui program Safe Motherhood dan penerapan Continuity of Care (CoC), yaitu pelayanan kebidanan berkesinambungan mulai kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga keluarga berencana. Pelayanan yang komprehensif dan terintegrasi berkontribusi dalam deteksi dini risiko, pencegahan komplikasi, serta peningkatan kualitas kesehatan ibu dan bayi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada Ny. L, usia 27 tahun, G2P1A0, yang mendapatkan asuhan kebidanan komprehensif di wilayah kerja Puskesmas Kaliwungu. Asuhan diberikan mulai dari kehamilan trimester II dan III, persalinan, masa nifas, perawatan bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Tindakan meliputi pengkajian lengkap, pemeriksaan ANC sesuai standar 10T, pemantauan persalinan berdasarkan 60 langkah APN, perawatan nifas fisiologis, pemantauan tumbuh kembang bayi, serta konseling KB. Asuhan komplementer seperti pijat oksitosin dan edukasi prenatal yoga juga disertakan sesuai kebutuhan ibu. Hasil: Seluruh proses—kehamilan, persalinan, masa nifas, perawatan bayi baru lahir, dan pelayanan KB—berlangsung fisiologis tanpa komplikasi. Ibu menunjukkan pemahaman yang baik mengenai tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan, perawatan diri masa nifas, pemberian ASI eksklusif, serta perawatan bayi. Produksi ASI meningkat setelah pemberian pijat oksitosin, bayi memiliki adaptasi yang baik, dan ibu memilih metode kontrasepsi sesuai kondisi pascasalin. Kesimpulan: Asuhan kebidanan Continuity of Care secara komprehensif terbukti efektif dalam mendeteksi dini risiko, meningkatkan pengetahuan ibu, serta mendukung kesehatan maternal dan neonatal. Penerapan asuhan komplementer seperti pijat oksitosin turut membantu optimalisasi pemberian ASI dan meningkatkan kenyamanan ibu. Layanan CoC perlu terus diterapkan sebagai upaya strategis dalam mendukung pencapaian target penurunan AKI dan AKB
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | Asuhan Kebidanan, Asuhan Komprehensif, Asuhan Komplementer | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics | ||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > Profesi Kebidanan | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan UNW 11 | ||||||||
| Date Deposited: | 30 Oct 2026 05:56 | ||||||||
| Last Modified: | 30 Oct 2026 05:56 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6984 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
