ELFIANA, ELFIANA (2026) "ANALISIS PERTIMBANGAN PRINSIP KEPENTINGAN TERBAIK ANAK TERHADAP PENGAKUAN DAN PENYESALAN PELAKU PEMBUJUKAN PERSETUBUHAN (Studi Putusan Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2025/PN Unr) ". S1 thesis, Universitas Ngudi Waluyo.
|
Text
ELFIANA_16221012_fullteksword - Elfiana.docx Restricted to Registered users only Download (9MB) |
|
|
Text
ELFIANA_116221012_BAB 1 - Elfiana.pdf Download (382kB) |
|
|
Text
ELFIANA_116221012_BAB 3 - Elfiana.pdf Download (161kB) |
|
|
Text
Artikel+Elfiana+(Al-Zayn) - Elfiana.docx Restricted to Registered users only Download (74kB) |
|
|
Text
ELFIANA_116221012_ABSTRAK - Elfiana.pdf Download (154kB) |
|
|
Text
ELFIANA_116221012_BAB 5 - Elfiana.pdf Download (105kB) |
|
|
Text
ELFIANA_116221012_DAFTAR PUSTAKA - Elfiana.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text
ELFIANA_116221012_HALAMAN PENGESAHAN ARTIKEL - Elfiana.pdf Download (189kB) |
|
|
Text
ELFIANA_116221012_L. DEPAN - Elfiana.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ELFIANA_116221012_LAMPIRAN BELAKANG - Elfiana.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
elfiana_116221012_fulltekspdf - Elfiana.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
|
|
Text
ELFIANA_116221012-lembarkonsul - Elfiana.pdf Download (807kB) |
Abstract
Meningkatnya tindak pidana yang melibatkan anak sebagai pelaku maupun korban menuntut penerapan perlindungan hukum yang berlandaskan prinsip kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child). Dalam sistem peradilan pidana anak, pengakuan dan penyesalan anak pelaku menjadi aspek penting dalam pertimbangan hakim karena berkaitan dengan tujuan pembinaan dan rehabilitasi tanpa mengesampingkan perlindungan terhadap anak korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip kepentingan terbaik bagi anak dalam pertimbangan hukum hakim serta menilai faktor pengakuan dan penyesalan anak pelaku dalam perkara tindak pidana pembujukan persetubuhan berdasarkan Putusan Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2025/PN Unr. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan empiris, melalui kajian peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, karya tulis ilmiah dan menganalisis dokumen-dokumen yang berkaitan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim telah menerapkan prinsip kepentingan terbaik bagi anak secara konsisten dengan menempatkan pemidanaan dalam kerangka pembinaan dan rehabilitasi, serta menjadikan pengakuan dan penyesalan anak pelaku sebagai faktor yang meringankan tanpa menghilangkan pertanggungjawaban pidana. Di sisi lain, perlindungan hukum terhadap anak korban tetap diperhatikan melalui pencegahan reviktimisasi dan pengakuan atas dampak psikologis yang dialami korban. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Putusan Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2025/PN Unr telah mencerminkan keseimbangan antara pembinaan anak pelaku dan perlindungan anak korban, sejalan dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak dan tujuan sistem peradilan pidana anak.
| Item Type: | Thesis (S1) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | Anak; Pembujukan; Pemidanaa;Keadilan. | ||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) | ||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > S1 Ilmu Hukum | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan UNW | ||||||||
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 05:25 | ||||||||
| Last Modified: | 19 Aug 2026 05:25 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6232 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
