Hubungan Dukungan Suami Dengan Melaksanakan KS Di Desa Domiyang Dan Paninggaran Di Puskesmas Paninggaran

Rumisih, Rumisih (2025) Hubungan Dukungan Suami Dengan Melaksanakan KS Di Desa Domiyang Dan Paninggaran Di Puskesmas Paninggaran. S1 thesis, unw.

[img] Text
Rumisih_157241026_Abstrak - Rumisih.pdf

Download (160kB)
[img] Text
Rumisih_157241026_Bab_ I - Rumisih.pdf

Download (129kB)
[img] Text
Rumisih_157241026_Bab-III - Rumisih.pdf

Download (165kB)
[img] Text
Rumisih_157241026_Bab_V - Rumisih.pdf

Download (43kB)
[img] Text
Rumisih_157241026__Lampiran belakang - Rumisih.pdf
Restricted to Registered users only

Download (854kB) | Request a copy
[img] Text
Rumisih_157241026_Lampirandepan - Rumisih.pdf

Download (298kB)
[img] Text
Rumisih_157241026_PengesahanArtikel - Rumisih.pdf

Download (38kB)
[img] Text
Rumisih _157241026_ARTIKEL - Rumisih.docx
Restricted to Registered users only

Download (232kB) | Request a copy
[img] Text
Rumisih_157241026_Fultexpdf - Rumisih.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
Rumisih_157241026_Fultexword - Rumisih.docx
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
Rumisih_157241026-LembarKonsul - Rumisih.pdf

Download (44kB)

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, salah satunya akibat komplikasi seperti preeklampsia dan perdarahan. Kunjungan kehamilan kelima (K5) penting untuk mendeteksi risiko menjelang persalinan, dan dukungan suami berperan meningkatkan kepatuhan ibu. Di Puskesmas Paninggaran, cakupan K5 tahun 2024 hanya 40,98%, jauh di bawah target 90%, dengan kesenjangan 49,02%. Tujuan : Hubungan Dukungan Suami Dengan Melaksanakan Kunjungan K5 Di Desa Domiyang Dan Paninggaran Di Puskesmas Paninggaran Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan case control. Sampel terdiri dari 70 ibu hamil trimester III (usia kehamilan >36 minggu), terdiri dari 35 responden kelompok kasus (tidak melakukan kunjungan K5) dan 35 kelompok kontrol (melakukan kunjungan K5). Teknik pengambilan sampel adalah total sampling untuk kelompok kasus dan purposive sampling untuk kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui kuesioner dukungan suami dan data kohort ibu. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden berada dalam rentang usia 20–35 tahun. Sebanyak 54,3% suami memberikan dukungan yang baik kepada istri selama kehamilan. Hasil univariat Sebanyak 38 suami (54,3%) memberikan dukungan baik kepada istrinya selama kehamilan. Dari 70 responden, 35 ibu hamil (50%) telah melakukan kunjungan K5, dan 35 ibu hamil (50%) belum melakukan kunjungan K5. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pelaksanaan kunjungan K5 (p-value < 0,05). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pelaksanaan kunjungan K5 pada ibu hamil di Desa Domiyang dan Paninggaran. Peran aktif suami dalam mendukung kehamilan istri perlu ditingkatkan melalui edukasi dan pendekatan berbasis keluarga. Background: Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia remains high, with major Background: The maternal mortality rate (MMR) in Indonesia remains high, due in part to complications such as preeclampsia and hemorrhage. The fifth prenatal visit (K5) is crucial for detecting risks leading up to delivery, and husband support plays a role in increasing maternal compliance. At the Paninggaran Community Health Center (Puskesmas), K5 coverage in 2024 was only 40.98%, far below the 90% target, with a gap of 49.02%. Objective: To examine the relationship between husband support and K5 visits in Domiyang and Paninggaran villages at the Paninggaran Community Health Center. Methods: This study used a correlational analytic design with a case-control approach. The sample consisted of 70 pregnant women in their third trimester (gestational age >36 weeks), comprising 35 respondents in the case group (not attending K5 visits) and 35 in the control group (who attended K5 visits). The sampling technique used total sampling for the case group and purposive sampling for the control group. Data were collected through a questionnaire on husband support and maternal cohort data. Data were analyzed using the Chi-Square test. Results: Most respondents were between the ages of 20 and 35. 54.3% of husbands provided good support to their wives during pregnancy. Univariate results: A total of 38 husbands (54.3%) provided good support to their wives during pregnancy. Of the 70 respondents, 35 pregnant women (50%) had attended the K5 visit, and 35 pregnant women (50%) had not. The analysis showed a significant relationship between husband's support and the implementation of K5 visits (p-value <0.05). Conclusion: There is a significant relationship between husband's support and the implementation of K5 visits among pregnant women in Domiyang and Paninggaran Villages. The active role of husbands in supporting their wives' pregnancies needs to be improved through education and a family-based approach..

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIDNEmail
Thesis advisorVeftisia, Vistranidn063010872library@unw.ac.id
Keywords: Dukungan suami, Kunjungan K5, Ibu hamil, Antenatal Care
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas UNW > S1 Kebidanan
User Id: UPT Perpustakaan 7
Date Deposited: 15 Jun 2026 03:07
Last Modified: 15 Jun 2026 03:07
URI: http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6075

Actions (login required)

View Item View Item