Lallo, Poulina (2026) Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Balita Dengan Kejadian Weight Faltering Pada Balita di Kelurahan Sesumpu. S1 thesis, Universitas Ngudi Waluyo.
|
Text
Poulina_157242017_ARTIKEL - Poulina L.docx Restricted to Registered users only Download (48kB) |
|
|
Text
Poulina_157242017_Asbtrak - Poulina L.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
Poulina_157242017_BAB 1 - Poulina L.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
Poulina_157242017_Bab 3 - Poulina L.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Poulina_157242017_Bab 5 - Poulina L.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
Poulina_157242017_Daftar Pustaka - Poulina L.pdf Restricted to Registered users only Download (160kB) |
|
|
Text
Poulina_157242017_Lampiran Belakang - Poulina L.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
Poulina_157242017_Lampiran Depan - Poulina L.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Poulina_157242017_Lembar Pengesahan Artikel - Poulina L.pdf Download (87kB) |
|
|
Text
Poulina_157242017_Full Text - Poulina L.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
|
|
Text
Poulina_157242017_Full Text - Poulina L.docx Restricted to Registered users only Download (6MB) |
|
|
Text
Poulina_157242017_Lembar Konsultasi - Poulina L.pdf Download (1MB) |
Abstract
Stunting dan weight faltering masih menjadi masalah gizi pada balita karena berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Weight faltering merupakan kegagalan kenaikan berat badan yang dapat menjadi awal terjadinya stunting apabila tidak segera ditangani. Di Kelurahan Sesumpu, prevalensi stunting sebesar 25,97% dan 31,5% balita mengalami weight faltering, menunjukkan bahwa masalah pertumbuhan masih tergolong tinggi. Salah satu faktor yang diduga berperan adalah pengetahuan ibu tentang gizi balita. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa pemahaman ibu masih rendah, terutama terkait kebutuhan protein hewani, frekuensi, dan jadwal makan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan kejadian weight faltering di Kelurahan Sesumpu. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan case control. Populasi kasus berjumlah 25 balita usia 6–59 bulan yang mengalami weight faltering, sedangkan populasi kontrol berjumlah 84 balita yang tidak mengalami weight faltering. Sampel sebanyak 50 responden dengan perbandingan 1:1, terdiri atas 25 kelompok kasus (total sampling) dan 25 kelompok kontrol (proportionate random sampling). Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan gizi dan catatan pertumbuhan pada buku KIA, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan kejadian weight faltering (p = 0,000; p < 0,05). Disimpulkan bahwa pengetahuan ibu berhubungan dengan kejadian weight faltering, sehingga diperlukan peningkatan edukasi gizi sebagai upaya pencegahan gangguan pertumbuhan pada balita.
| Item Type: | Thesis (S1) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | Pengetahuan, Gizi, Weight Faltering, Balita. | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) | ||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > S1 Kebidanan | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan UNW | ||||||||
| Date Deposited: | 27 Sep 2026 15:44 | ||||||||
| Last Modified: | 27 Sep 2026 15:46 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6320 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
