Utami, Shafina Widya (2026) EFEKTIFITAS SEDIAAN GEL ACNE JAHE (Zingiber officinale) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS. S1 thesis, Universitas Ngudi Waluyo.
|
Text
SKRIPSI_SHAFINA WIDYA UTAMI_051221038 NEW-1(1)(1) - Shafina widya.docx Restricted to Registered users only Download (18MB) |
|
|
Text
ARTIKEL SHAFINA WIDYA - Shafina widya.docx Restricted to Registered users only Download (54kB) |
|
|
Text
Halaman pengesahan artikel - Shafina widya.pdf Download (277kB) |
|
|
Text
lampiran konsul - Shafina widya.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
LAMPIRAN DEPAN - Shafina widya.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
SKRIPSI_SHAFINA WIDYA UTAMI_051221038 NEW-1(1)(1) - Shafina widya.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
|
|
Text
LAMPIRAN - Shafina widya.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
BAB V - Shafina widya.pdf Download (117kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA - Shafina widya.pdf Restricted to Registered users only Download (225kB) |
|
|
Text
BAB III - Shafina widya.pdf Download (202kB) |
|
|
Text
BAB I - Shafina widya.pdf Download (240kB) |
|
|
Text
ABSTRAK - Shafina widya.pdf Download (237kB) |
Abstract
Latar Belakang: Jerawat adalah penyakit kulit inflamasi yang sering disebabkan oleh infeksi Staphylococcus aureus. Jahe (Zingiber officinale) mengandung senyawa aktif seperti minyak esensial dan alkaloid yang berpotensi sebagai agen antibakteri alami. Pengembangan dengan sediaan gel minyak atsiri dari Zingiber officinale sebagai kosmetik antiacne menjadi penting untuk dilakukan guna memperoleh sediaan topikal yang stabil, nyaman digunakan, dan memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi minyak atsiri jahe terhadap karakteristik fisik dan aktivitas antibakteri sediaan gel. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan variasi konsentrasi minyak jahe sebesar 5%, 10%, dan 15%. Pengujian meliputi karakteristik fisik (organoleptik, pH, homogenitas, viskositas, daya sebar, dan daya lekat) dan aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumur. One Way Anova adalah metode yang digunakan sebagai analisis statistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula sediaan gel memenuhi persyaratan evaluasi fisik yang sesuai standar dengan nilai pH: 4,5–6,5 viskositas: 1.000–50.000 cPs, daya sebar: 5–7 cm, daya lekat: > 1 detik. Formula dengan konsentrasi 15% menunjukkan daya hambat tertinggi terhadap Staphylococcus aureus, dengan diameter zona hambat 8,52 cm. Kesimpulan: Sediaan gel acne jahe dapat diformulasikan dengan baik dan memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, terutama pada konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 8,52 cm. Formula tersebut juga memenuhi karakteristik fisik yang di syaratkan untuk sediaan topikal.
| Item Type: | Thesis (S1) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | Gel Jerawat, Jahe (Zingiber officinale), Staphylococcus aureus, Antibakteri. | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica | ||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > S1 Farmasi | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan UNW | ||||||||
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 19:02 | ||||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2026 19:02 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6191 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
