PENGELOLAAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DENGAN MOBILISASI DINI PASIEN POST OP FRAKTUR

Siregar, Anita (2025) PENGELOLAAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DENGAN MOBILISASI DINI PASIEN POST OP FRAKTUR. D3 thesis, Universitas Ngudi Waluyo.

[img] Text
Anita Siregar_086221045_artikelpdf - Nittaa 027.pdf
Restricted to Registered users only

Download (379kB)
[img] Text
Anita Siregar_086221045_pengesahanartikel - Nittaa 027.pdf

Download (186kB)
[img] Text
Anita Siregar_086221045_lampirandepan - Nittaa 027.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Anita Siregar_086221045_lampiranbelakang - Nittaa 027.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
Anita Siregar_086221045_abtsrakpdf - Nittaa 027.pdf

Download (233kB)
[img] Text
Anita Siregar_086221045_bab_I - Nittaa 027.pdf

Download (248kB)
[img] Text
Anita Siregar_086221045_bab_II - Nittaa 027.pdf
Restricted to Registered users only

Download (497kB)
[img] Text
Anita Siregar_086221045_bab_III - Nittaa 027.pdf

Download (246kB)
[img] Text
Anita Siregar_086221045_bab_IV - Nittaa 027.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[img] Text
Anita Siregar_086221045_bab_V - Nittaa 027.pdf

Download (186kB)
[img] Text
Anita Siregar_086221045_daftarpustaka - Nittaa 027.pdf
Restricted to Registered users only

Download (236kB)
[img] Text
Anita Siregar_086221045_fultextpdf - Nittaa 027.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
Anita Siregar_086221045_fultextdoc - Nittaa 027.docx
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Pravelensi fraktur di Indonesia mencapai angka 5,5% dimana fraktur terbanyak terjadi pada area ekstremitas bawah. Fraktur dapat menimbulkan kerusakan fragmen tulang yang berdampak pada fungsi sistem muskuloskeletal dan mempengaruhi aktivitas serta kuliatas hidup penderita. masalah utama pada pasien fraktur dalah gangguan mobilitas fisik. upaya yang dapat dilakukan dengan melakukan mobilisasai dini.Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan gangguan mobilitas fisik dengan mobilisasi dini pasien post op fraktur. Pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif. populasi pada studi ini adalah pasien fraktur post orif di RSUD Pandan Arang Boyolali ruang Binahong dengan jumlah 1 pasien. pengumpulan data dilakukan dengan cara pengkajian dan observasi langsung serta dokumentasi. Hasil pengelolaan gangguan mobilitas fisik yang dilakukan 3 hari pada Tn. H diketahui ada perubahan rentan gerak sendi dimana pada hari pertama pasien mampu menggerakan dengan gerakan fleksi dari 60ᴼ serta gerakan abduksi 50 ᴼ dan di hari terakhir pasien mampu menggerakan dengan gerakan fleksi dari 100ᴼ serta gerakan abduksi 80ᴼ. Dukungan mobilisasi dengan penerapan teknik ROM yang diberikan efektif dalam meningkatkan kemampuan mobilitas fisik pasien. Saran : diharapkan perawat dan tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada pasien fraktur dengan gangguan mobilitas fisik post op ORIF dengan pemberian intervensi mobilisasi dini latihan rentang gerak ROM.

Item Type: Thesis (D3)
Contributors:
ContributionContributorsNIDNEmail
Thesis advisorMinardo, Joyonidn0612087504library@unw.ac.id
Keywords: gangguan mobilitas fisik, mobilisasi dini, post operasi fraktur,Anita Siregar 086221045
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas > D3 Keperawatan
User Id: UPT Perpustakaan UNW 2
Date Deposited: 21 May 2026 07:59
Last Modified: 21 May 2026 07:59
URI: http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/5827

Actions (login required)

View Item View Item