Susanti, Susanti (2026) Asuhan Kebidanan Continuity Of Care (COC) Pada Ny.A Usia 25 Tahun G1P0A0 Dengan Gangguan Kecemasan Di Puskesmas Krapyak Kidul. Other thesis, Universitas Ngudi Waluyo.
|
Text
Artikel COC Susanti - Susanti.docx Restricted to Registered users only Download (47kB) |
|
|
Text
COC SUSANTI FIX - Susanti.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Berdasarkan data Maternal Perinatal Death Notification (MPDN), tiga penyebab utama kematian ibu adalah komplikasi non obstetrik (35,2%), hipertensi dalam kehamilan, persalinan, dan nifas (26,1%), serta perdarahan obstetric (17,6%). Sebagian besar kematian terjadi di Rumah Sakit (91,2%). Selain angka kematian ibu (AKI), terdapat angka kematian bayi (AKB) yang mencakup kematian bayi dalam 28 hari pertama kehidupan, dengan total kematian bayi dan anak balita di Indonesia adalah 33.560 kematian (19,80%). Penyebab kematian bayi paling banyak adalah gangguan pernapasan dan kardiovaskular (38,38%) dan berat badan lahir rendah dan prematuritas (26,37%). Penyebab lainnya termasuk infeksi (12,66%) dan malformasi (9,07%). Asuhan kebidanan komprehensif dimulai dari kehamilan, persalinan, BBL, nifas hingga keluarga berencana, dengan harapan ibu tidak mengalami kesulitan. Asuhan Continuity of Care (CoC) dilakukan mulai trimester ketiga hingga keluarga berencana. CoC membantu memantau komplikasi pada ibu dan bayi, terutama bagi ibu dengan kebutuhan khusus, membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah dan tenaga kesehatan, dengan peran penting Bidan. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif bagi ibu hamil, bersalin, nifas, BBL, nenonatus, dan KB pada Ny. A yang mengalami gangguan kecemasan saat hamil. Diharapkan dapat memberi manfaat dan pengetahuan lebih. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan pola pengasuhan CoC diketahui bahwa subyek kasus mengalami nyeri punggung dan kecemasan. Diagnosa meliputi gangguan kecemasan dan nyeri punggung. Penatalaksanaan mencakup edukasi tentang kehamilan, pijat endorfin, serta pemberian tablet Fe dan Kalk. Setelah mendapatkan pengasuhan CoC subyek kasus tidak mengalami keluhan. Kebutuhan berubah menjadi KIE persiapan persalinan, pengasuhan nifas, pengasuhan bayi baru lahir, dan KB.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Bayi, gangguan kecemasan, kehamilan, kebidanan, Continuity of Care | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics | ||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > Profesi Kebidanan | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan UNW 11 | ||||||||
| Date Deposited: | 04 Nov 2026 08:23 | ||||||||
| Last Modified: | 04 Nov 2026 08:23 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/7097 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
