Wati, Ambar (2026) Asuhan Kebidanan Continuity Of Care (COC) Pada Ny. S Umur 45 Tahun G3P2A0 Dengan Resiko Tinggi Di RS Ken Saras. Other thesis, Universitas Ngudi Waluyo.
|
Text
ARTIKEL AMBAR WATI - Ambar Wati.doc Restricted to Registered users only Download (120kB) |
|
|
Text
COC 3 AMBAR WATI - Ambar Wati.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
COC 4 AMBAR WATI - Ambar Wati.pdf Restricted to Registered users only Download (32MB) |
|
|
Text
COC 2 AMBAR WATI - Ambar Wati.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
COC 1 AMBAR WATI - Ambar Wati.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
GABUNGAN COC1-4 AMBAR - Ambar Wati.pdf Restricted to Registered users only Download (69MB) |
Abstract
Kondisi kesehatan ibu dan anak di Indonesia masih menjadi perhatian utama karena tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Upaya penurunan AKI dan AKB dilakukan melalui pelayanan kebidanan berkesinambungan atau Continuity of Care (CoC) mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga keluarga berencana. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S umur 45 tahun G3P2A0 dengan risiko tinggi di RS Ken Saras. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi buku KIA, dan rekam medis. Asuhan diberikan secara berkelanjutan sejak kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa Ny. S mengalami kehamilan risiko tinggi karena usia >35 tahun dengan keluhan trimester III berupa sering buang air kecil, nyeri punggung, dan mudah lelah yang dapat diatasi melalui edukasi dan penatalaksanaan nonfarmakologis. Persalinan dilakukan secara sectio caesarea atas indikasi tertentu. Bayi lahir dalam keadaan baik dan mendapatkan asuhan sesuai standar. Pada masa nifas, ibu mengalami produksi ASI belum optimal sehingga diberikan edukasi menyusui, pijat oksitosin, dan dukungan nutrisi. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih kontrasepsi MOW. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa asuhan kebidanan Continuity of Care efektif dalam mendeteksi faktor risiko, mencegah komplikasi, dan meningkatkan kesehatan ibu serta bayi.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | Asuhan kebidanan, Continuity Of Care, Resiko Tinggi | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics | ||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > Profesi Kebidanan | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan UNW 11 | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 04:11 | ||||||||
| Last Modified: | 20 Oct 2026 04:11 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6930 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
