Indarwatie, Susiani Heny (2025) Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) Pada Ny “S” 39 Tahun Di Puskesmas Semowo Kecamatan Pabelan. Other thesis, Universitas Ngudi Waluyo.
|
Text
artikel cfp susi mendeley - Susiani Heny.docx Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
CoC Full mendeley sah - Susiani Heny.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Terdapat 3 penyebab utama kematian ibu di tahun 2021, yaitu perdarahan dengan 7 kasus, hipertensi pada kehamilan dengan 2 kasus, Kematian terbanyak terjadi pada masa nifas (10 kasus), kehamilan (6 kasus), dan proses persalinan (4 kasus) (Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, 2021). Penyebab kasus MMR yang sering terjadi biasanya disebabkan oleh kurangnya akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, terutama layanan darurat tepat waktu, yang diakibatkan oleh terlambatnya pengenalan tanda-tanda bahaya dan pengambilan keputusan, keterlambatan dalam mencapai fasilitas kesehatan, serta keterlambatan dalam menerima pelayanan di fasilitas kesehatan Selain itu, penyebab kematian maternal juga tidak dapat dipisahkan dari kondisi ibu itu sendiri dan merupakan salah satu dari 4 kriteria "terlalu", yaitu terlalu tua saat melahirkan (> 35 tahun), terlalu muda saat melahirkan (4 anak), Penyebab utama AKB meliputi B BLR, asfiksia, serta faktor lain seperti infeksi, aspirasi, kelainan bawaan, diare, pneumonia, dan lainnya (Profil Kesehatan Jateng, 2018). Langkah yang dapat diambil untuk mengurangi Angka Kematian Ibu dan angka kematian bayi meliputi pemberian asuhan kebidanan yang berkualitas dan komprehensif bagi setiap ibu serta bayi. Pelayanan ini termasuk pemeriksaan kesehatan ibu hamil dengan ANC terpadu, bantuan persalinan oleh tenaga medis terlatih di fasilitas kesehatan, perawatan setelah melahirkan untuk ibu dan bayi, perhatian khusus, serta rujukan saat terjadi masalah dan juga pelayanan Keluarga Berencana termasuk kontrasepsi pasca persalinan (Profil Kesehatan Jateng, 2018). Untuk mempercepat pencapaian target penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi, Indonesia memiliki program yang terfokus pada pelayanan kebidanan yang berkelanjutan. Istilah Continuity of Care dalam konteks bahasa Indonesia mengacu pada perawatan yang berlangsung dari masa kehamilan, persalinan, perawatan bayi baru lahir, asuhan postpartum, perawatan neonatus, dan pelayanan KB berkualitas. Jika dilaksanakan secara menyeluruh, upaya ini terbukti sangat efektif dalam mengurangi angka kematian serta morbiditas sesuai dengan rencana pemerintah (Diana, 2017).
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | Asuhan KebidananAsuhan Kebidanan Berkelanjutan Kehamilan , Persalinan, BBL,Nifas, KB. | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics | ||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > Profesi Kebidanan | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan UNW 11 | ||||||||
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 06:22 | ||||||||
| Last Modified: | 16 Oct 2026 06:22 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6888 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
