Asuhan Kebidanan Continuity Of Care (CoC) Pada Ny. X Umur 25 Tahun G1P0A0 Di Desa X Kec Ungaran Barat Kab Semarang

Pratiwi, Kurnia (2025) Asuhan Kebidanan Continuity Of Care (CoC) Pada Ny. X Umur 25 Tahun G1P0A0 Di Desa X Kec Ungaran Barat Kab Semarang. Other thesis, Universitas Ngudi Waluyo.

[img] Text
ARTIKEL TIWI AFTER REVISI 3 - Karunia Pratiwi.docx
Restricted to Registered users only

Download (49kB)
[img] Text
COC ny indah UMUR 25 TAHUN G1P0A0 after revisi 2 - Karunia Pratiwi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
COC_NY Taufia UMUR 26 TAHUN G1P0A0 AFTER REVISI 2 - Karunia Pratiwi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
COC_NY Diah UMUR 27 TAHUN G2P1A0 AFTER REVISI 2 - Karunia Pratiwi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
COC_NY DANI UMUR 25 TAHUN G2P1A0 AFTER REVISi 2 - Karunia Pratiwi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
gabungan coc fiks - Karunia Pratiwi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

Asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care) merupakan bentuk pelayanan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh dan berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif observasional. Tehnik Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah varney dan dokumentasi SOAP. Tujuannya adalah untuk memantau, serta mendeteksi secara dini komplikasi yang mungkin terjadi pada ibu dan bayi guna menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Asuhan kebidanan pada Ny. X dilakukan secara komprehensif di Desa X, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang mulai usia kehamilan 27 minggu hingga 29 hari masa nifas. Kunjungan kehamilan dilakukan sebanyak tiga kali, kunjungan nifas sebanyak tiga kali secara langsung dan satu kali via daring, serta kunjungan bayi baru lahir sebanyak tiga kali. Asuhan diberikan sesuai standar pelayanan kebidanan yang meliputi identifikasi keluhan, pemantauan tanda vital, edukasi, penatalaksanaan intervensi, serta konseling terkait KB. Keluhan yang ditemukan selama kehamilan adalah kram kaki dan sering kencing yang ditangani dengan KIE, KIE yang diberikan yaitu cara mengatasi kram kaki dengan menghindari posisi duduk dan berdiri terlalu lama, istirahat kaki secara berkala dan posisi yang sama dalam waktu yang lama, mengubah posisi tidur dengan kaki sedikit lebih tinggi dari tubuh karna dapat membantu mengurangi kram kaki. Kurangi asupan cairan 1- 2 jam sebelum tidur malam untuk mengurangi frekuensi nokturia dan hindari minum minuman yang mengandung kafein seperti kopi teh perbanyak minum iar putih di pagi dan sore hari agar asupan cairan pada ibu hamil tidak berkurang atau dehidrasi. Proses persalinan berlangsung normal, masa nifas tanpa komplikasi, dan ibu memilih KB suntik 3 bulan. Berdasarkan hasil asuhan, tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik. Semua intervensi dilakukan sesuai standar pelayanan kebidanan. Diharapkan bidan terus meningkatkan kompetensinya dalam memberikan asuhan berkelanjutan, sehingga dapat berkontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB melalui pelayanan yang menyeluruh dan terstandar.

Item Type: Thesis (Other)
Contributors:
ContributionContributorsNIDNEmail
Thesis advisorWidayati, Widayatinidn0616088101library@unw.ac.id
Keywords: Kehamilan. Persalinan, BBL, Nifas, KB
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas UNW > Profesi Kebidanan
User Id: UPT Perpustakaan UNW 11
Date Deposited: 16 Oct 2026 04:25
Last Modified: 16 Oct 2026 04:25
URI: http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6883

Actions (login required)

View Item View Item