ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. I UMUR 30 TAHUN DI KELURAHAN CANDIREJO KAB. SEMARANG

Aprillia, Rika (2025) ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. I UMUR 30 TAHUN DI KELURAHAN CANDIREJO KAB. SEMARANG. Other thesis, Universitas Ngudi Waluyo.

[img] Text
Revisian_KMC Untuk Tatalaksana Pada BBLR - Rika Aprillia_s1 Kebidanan reguler.docx
Restricted to Registered users only

Download (68kB)
[img] Text
COC NY.TIARA (1) - Rika Aprillia_s1 Kebidanan reguler.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
COC NY.SHINTA (1) - Rika Aprillia_s1 Kebidanan reguler.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
COC NY.RIYANA (1) - Rika Aprillia_s1 Kebidanan reguler.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
COC NY.INDRI (1) - Rika Aprillia_s1 Kebidanan reguler.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
COC GABUNGAN - Rika Aprillia_s1 Kebidanan reguler.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) lebih sering bermasalah dibanding dengan bayi cukup bulan dan bayi berat lahir normal. Terutama untuk BBLR karena kelahiran prematur, fungsi organ-organ tubuh masih belum sempurna, sehingga perlu mendapatkan penanganan khusus. Masalah yang sering dialami BBLR antara lain kesulitan untuk mempertahankan suhu tubuh karena: peningkatanhilangnya panas, kurangnya lemak subkutan, rasio luas permukaan kulit terhadap berat badan yang besar, serta produksi panas berkurang akibat lemak coklat yang tidak memadai dan ketidakmampuan menggigil. BBLR ini dapat meningkatkan mortalitas, morbiditas, disabilitas neonatus, bayi dan anak serta memberikan dampak jangka panjangterhadap kehidupannya di masa depan. Terkait dengan dampak buruk BBLR maka penatalaksanaan umum pada BBLR menjadi hal yang sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi. Penatalaksaan umum yang dapat diberikan pada bayi dengan BBLR yaitu mempertahankan suhu tubuh, pengaturan dan pengawasan intakenutrisi, pencegahan infeksi, penimbangan berat badan, pemberian oksigen dan pengawasan jalan nafas. Upaya yang dapat dilakukan yaitu Kangaroo Mother Care (KMC) atau Perawatan Metode Kanguru (PMK) merupakan perawatan untuk bayi prematur dan bayi berat lahir rendah (BBLR) dengan melakukan kontak langsung antara kulit bayi dengan kulit ibu atau skin-to-skin contact, dimana ibu menggunakan suhu tubuhnya untuk menghangatkan bayi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus. Studi kasus dilaksanakan dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. Metode yang digunakan merupakan metode deskritif studi kasus penatalaksanaan BBLR. Teknik pengumpulan data dengan Data Primer adalah jenis data yang dikumpulkan oleh peneliti langsung dari sumber utama melalui wawancara, survei, eksperimen, buku KIA dll. Asuhan yang diberikan setelah bayi pulang ke rumah umur bayi 10 hari yaitu mengajarkan ibu untuk melakukan KMC (Kanggoroe Mother Care), serta edukasi terkait penggunaan buku KIA bayi kecil. Dari asuhan kebidanan pada By. Ny. S Berat Badan Lahir Rendah dengan penerapan Kanggoroo Mother Care (KMC) didapatkan hasil berat badan bertambah dari 1430 gram bertambah menjadi 2600 gr di usia 1 bulan 23 hari dan suhu tubuh dalam keadaan stabil. Penulis menyimpulkan metode kangguru bisa digunakan sebagai terapi nonfarmakologi untuk ditetapakan pada bayi dengan kasus lahir berat badan lahir rendah.

Item Type: Thesis (Other)
Contributors:
ContributionContributorsNIDNEmail
Thesis advisorSofiyanti, Idanidn0602018501library@unw.ac.id
Keywords: Kanggoro Mother Care (KMC), Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas UNW > Profesi Kebidanan
User Id: UPT Perpustakaan UNW 11
Date Deposited: 13 Oct 2026 03:56
Last Modified: 13 Oct 2026 03:56
URI: http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6784

Actions (login required)

View Item View Item