SARI, PRETTY DWI NOVITA (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ORANGTUA SEBAGAI PELAKU INCEST TERHADAP KORBAN ANAK. S1 thesis, Universitas Ngudi Waluyo.
|
Text
Pretty Dwi Novita Sari_114221013_artikeldoc - Pretty Dwi Novita.docx Restricted to Registered users only Download (25kB) |
|
|
Text
Pretty Dwi Novita Sari_114221013_abstrackpdf - Pretty Dwi Novita.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
Pretty Dwi Novita Sari_114221013_bab_I - Pretty Dwi Novita.pdf Download (458kB) |
|
|
Text
Pretty Dwi Novita Sari_114221013_ bab_III - Pretty Dwi Novita.pdf Download (320kB) |
|
|
Text
Pretty Dwi Novita Sari_114221013_bab V - Pretty Dwi Novita.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
Pretty Dwi Novita Sari_114221013_daftarpustaka - Pretty Dwi Novita.pdf Restricted to Registered users only Download (425kB) |
|
|
Text
Pretty Dwi Novita Sari_114221013_lampiranbelakang - Pretty Dwi Novita.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
Pretty Dwi Novita Sari_114221013_lampirandepan - Pretty Dwi Novita.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Pretty Dwi Novita Sari_114221013_pengesahanartikel - Pretty Dwi Novita.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
Pretty Dwi Novita Sari_114221013_fulltext - Pretty Dwi Novita.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
Pretty Dwi Novita Sari_114221013_lembarkonsul - Pretty Dwi Novita.pdf Download (532kB) |
|
|
Text
Pretty Dwi Novita Sari_114221013_fulltext - Pretty Dwi Novita.docx Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Tindak pidana incest yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak di bawah umur merupakan bentuk kejahatan seksual yang melanggar norma hukum, norma kesusilaan, norma agama, serta hak asasi anak. Perbuatan ini menimbulkan penderitaan fisik, psikis, dan sosial bagi anak sebagai korban. Namun, hal ini kurang mendapat perhatian di Indonesia sehingga pemahaman masyarakat mengenai incest masih terbatas. Penelitian tentang topik ini juga masih relatif minim, khususnya yang mengkaji pertanggungjawaban pidana orang sebagai pelaku incest karena sebagian besar penelitian lebih berfokus pada dampak incest, perlindungan anak, dan faktor penyebab terjadi kejahatan tersebut. Negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi anak dari segala bentuk kekerasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pertanggungjawaban pidana orang tua sebagai pelaku incest terhadap anak di bawah umur serta pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana berdasarkan putusan nomor 56/Pid.Sus/2025/PN Unr. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan empiris melalui studi peraturan, perundang-undangan, analisis putusan pengadilan, dan wawancara dengan hakim Pengadilan Negeri Ungaran Kelas 1B. Hasil penelitian menunjukkan hakim menerapkan pasal 81 ayat 3 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan menjatuhkan pidana penjara selama 17 tahun dan denda Rp. 100.000.000.00 dengan mempertimbangkan relasi kuasa, dampak berat terhadap korban, serta tujuan pemidanaan
| Item Type: | Thesis (S1) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | Pertanggungjawaban pidana; incest; anak dibawah umur; pertimbangan hakim; pemidanaan | ||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) K Law > KD England and Wales |
||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > S1 Ilmu Hukum | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan UNW | ||||||||
| Date Deposited: | 15 Aug 2026 15:41 | ||||||||
| Last Modified: | 15 Aug 2026 16:07 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6213 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
