Rafisa, Anggita Rachmawati (2026) ANALISIS KEEFEKTIFAN BIAYA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID RAWAT INAP DI RST BHAKTI WIRA TAMTAMA TAHUN 2024. S1 thesis, Universitas Ngudi Waluyo.
|
Text
LAMPIRAN DEPAN_ANGGITA - anggita rachmawati rafisa.pdf Download (576kB) |
|
|
Text
SKRIPSI_ANGGITA R_051221080 - anggita rachmawati rafisa.docx Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
logbook_Anggita (1) - anggita rachmawati rafisa.pdf Download (683kB) |
|
|
Text
SKRIPSI_ANGGITA R_051221080 - anggita rachmawati rafisa.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN - anggita rachmawati rafisa.pdf Download (9MB) |
|
|
Text
Artikel Anggita new - anggita rachmawati rafisa.docx Restricted to Registered users only Download (75kB) |
|
|
Text
ANGGITA_080_LAMPIRAN BELAKANG - anggita rachmawati rafisa.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
ANGGITA_080_DAFPUS - anggita rachmawati rafisa.pdf Restricted to Registered users only Download (475kB) |
|
|
Text
ANGGITA_080_BAB 5 - anggita rachmawati rafisa.pdf Download (381kB) |
|
|
Text
ANGGITA_080_BAB 3 - anggita rachmawati rafisa.pdf Download (646kB) |
|
|
Text
ANGGITA_080_BAB 1 - anggita rachmawati rafisa.pdf Download (470kB) |
|
|
Text
ABSTRACT_ANGGITA - anggita rachmawati rafisa.pdf Download (565kB) |
Abstract
Latar Belakang: Demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang memerlukan terapi antibiotik yang efektif dan efisien karena dapat menimbulkan variasi biaya perawatan dan lama rawat inap. Perbedaan pemilihan antibiotik berpotensi memengaruhi beban biaya pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan antibiotik serta efektivitas biaya terapi antibiotik pada pasien demam tifoid rawat inap di RST Bhakti Wira Tamtama. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis pasien demam tifoid rawat inap. Analisis efektivitas biaya dilakukan menggunakan metode Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER) dengan dua pendekatan biaya, yaitu biaya kumulatif dan biaya antibiotik. Parameter efektivitas yang digunakan adalah lama rawat inap (length of stay). Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa antibiotik yang paling banyak digunakan adalah ceftriaxone sebesar 66,25%. Rata-rata biaya kumulatif tertinggi terdapat pada penggunaan cefoperazone yaitu sebesar Rp.3.344.075, sedangkan biaya terendah terdapat pada ceftriaxone sebesar Rp.2.994.555. Analisis ACER menunjukkan bahwa ceftriaxone memiliki nilai ACER sebesar (Rp.733.959 dan Rp.12.608)baik pada pendekatan biaya kumulatif maupun biaya antibiotik, sehingga merupakan terapi yang paling efektif. Analisis ICER menunjukkan adanya perbedaan efisiensi biaya antar antibiotik tergantung pada jenis biaya yang digunakan. Kesimpulan: Ceftriaxone merupakan antibiotik yang paling efektif secara biaya pada pasien demam tifoid rawat inap. Disarankan agar rumah sakit mempertimbangkan hasil analisis efektivitas biaya dalam pemilihan antibiotik guna meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan.
| Item Type: | Thesis (S1) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | demam tifoid, antibiotik, ACER, ICER, efektivitas biaya | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica | ||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > S1 Farmasi | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan UNW | ||||||||
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 17:53 | ||||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2026 18:12 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6186 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
