USMAN, YERNIAH ISWANTI (2026) PEMERIKSAAN FORENSIK DALAM MENGUNGKAP KEBENARAN KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL. S1 thesis, Universitas Ngudi Waluyo.
|
Text
YERNIAH ISWANTI USMAN-117232003-LAMPIRANBELAKANG - TULKHA HASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (423kB) |
|
|
Text
YERNIAH ISWANTI USMAN-117232003-PENGESAHAN - TULKHA HASAN.pdf Download (150kB) |
|
|
Text
YERNIAH ISWANTI USMAN-117232003-LEMBARKONSUL - TULKHA HASAN.pdf Download (243kB) |
|
|
Text
YERNIAH ISWANTI USMAN-117232003-LAMPIRANDEPAN - TULKHA HASAN.pdf Download (861kB) |
|
|
Text
YERNIAH ISWANTI USMAN-117232003-FULLTEXTDOC - TULKHA HASAN.docx Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
YERNIAH ISWANTI USMAN-117232003-FULLTEXTPDF - TULKHA HASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
YERNIAH ISWANTI USMAN-117232003-ARTIKELDOC - TULKHA HASAN.docx Restricted to Registered users only Download (147kB) |
|
|
Text
YERNIAH ISWANTI USMAN-117232003-BAB-I - TULKHA HASAN.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
YERNIAH ISWANTI USMAN-117232003-ABSTRAK - TULKHA HASAN.pdf Download (8kB) |
|
|
Text
YERNIAH ISWANTI USMAN-117232003-BAB-V - TULKHA HASAN.pdf Download (9kB) |
|
|
Text
YERNIAH ISWANTI USMAN-117232003-BAB-III - TULKHA HASAN.pdf Download (10kB) |
|
|
Text
YERNIAH ISWANTI USMAN-117232003-DAFTARPUSTAKA - TULKHA HASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (225kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas peranan pemeriksaan forensik dalam mengungkap kebenaran korban tindak pidana kekerasan seksual serta kedudukan visum et repertum sebagai alat bukti dalam proses pembuktian di pengadilan. Kekerasan seksual merupakan kejahatan serius yang menimbulkan dampak fisik, psikologis, dan sosial terhadap korban. Dalam konteks hukum, proses pembuktian tindak pidana ini seringkali menghadapi kendala karena minimnya saksi dan bukti langsung, sehingga peran kedokteran forensik menjadi sangat penting untuk memperoleh kebenaran materiil. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis hukum terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan forensik, khususnya melalui visum et repertum, merupakan bukti ilmiah yang krusial dalam menegakkan keadilan. Namun, efektivitasnya masih terkendala oleh keterbatasan tenaga ahli, koordinasi antar lembaga, serta pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelestarian barang bukti. Melalui perspektif teori Gustav Radbruch yang menekankan nilai keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan, penelitian ini menegaskan bahwa pemeriksaan forensik tidak hanya berfungsi sebagai alat pembuktian, tetapi juga sebagai wujud perlindungan hak asasi dan martabat korban. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan profesionalisme tenaga medis forensik, sinergi antar aparat penegak hukum, serta pendekatan yang humanis terhadap korban untuk mewujudkan keadilan yang substantif dan berkeadilan gender.
| Item Type: | Thesis (S1) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | Pemeriksaan Forensik, Kekerasan Seksual, Visum et Repertum, Keadilan, Hukum Pidana. | ||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) | ||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > S1 Ilmu Hukum | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan UNW | ||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 13:58 | ||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 13:58 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6159 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
