Hubungan Berat Badan Bayi Lahir Dengan Kejadian Hiperbilirubin Di Rsud DR. Gondo Suwarno Ungaran Tahun 2024

Tasuib, Maria Jessyca (2025) Hubungan Berat Badan Bayi Lahir Dengan Kejadian Hiperbilirubin Di Rsud DR. Gondo Suwarno Ungaran Tahun 2024. S1 thesis, unw.

[img] Text
MARIA JESSYCA TASUIB_151211008_lampiranbelakangpdf - jessyca tasuib.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
MARIA JESSYCA TASUIB_151211008_lembarpengesahanartikelpdf - jessyca tasuib.pdf

Download (1MB)
[img] Text
MARIA JESSYCA TASUIB_151211008_bab1pdf - jessyca tasuib.pdf

Download (82kB)
[img] Text
MARIA JESSYCA TASUIB_151211008_bab5pdf - jessyca tasuib.pdf

Download (135kB)
[img] Text
MARIA JESSYCA TASUIB_151211008_bab3pdf - jessyca tasuib.pdf

Download (138kB)
[img] Text
MARIA JESSYCA TASUIB_151211008_lampirandepanpdf - jessyca tasuib.pdf

Download (668kB)
[img] Text
MARIA JESSYCA TASUIB_151211008_skripsifulltextpdf - jessyca tasuib.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text
MARIA JESSYCA TASUIB_151211008_abstrakpdf - jessyca tasuib.pdf

Download (34kB)
[img] Text
MARIA JESSYCA TASUIB_151211008_artikelword - jessyca tasuib.docx
Restricted to Registered users only

Download (282kB) | Request a copy
[img] Text
MARIA JESSYCA TASUIB_151211008_lembarkonsulpdf - jessyca tasuib.pdf

Download (1MB)
[img] Text
MARIA JESSYCA TASUIB_151211008_skripsifulltextword - jessyca tasuib.docx
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Hiperbilirubin neonatal adalah gangguan metabolik yang umum terjadi pada bayi baru lahir, terutama pada minggu pertama kehidupan. Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) memiliki risiko lebih tinggi mengalami hiperbilirubinemia karena fungsi hati yang belum matang dan kapasitas pengikatan bilirubin oleh albumin yang rendah. Data dari RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran menunjukkan bahwa hiperbilirubin tidak hanya terjadi pada bayi BBLR, tetapi juga pada bayi dengan berat lahir normal meskipun proporsinya lebih rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berat badan lahir dan kejadian hiperbilirubin pada bayi baru lahir. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 723 bayi baru lahir yang tercatat di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran pada tahun 2024, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa dari 90 bayi BBLR, 20 bayi (23,0%) mengalami hiperbilirubinemia, sementara dari 633 bayi dengan berat lahir normal, 67 bayi (77,0%) juga terdiagnosis hiperbilirubinemia. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dan kejadian hiperbilirubinemia (p = 0,001; p < 0,05). Kesimpulan: Meskipun bayi dengan berat badan lahir normal memiliki proporsi yang lebih rendah, kejadian hiperbilirubinemia pada bayi dengan berat badan lahir normal tetap menjadi masalah yang signifikan dan harus mendapatkan perhatian lebih. Penelitian ini menunjukkan bahwa bayi dengan berat badan lahir normal tetap berisiko mengalami hiperbilirubinemia, yang menekankan pentingnya pemantauan kadar bilirubin yang cermat pada seluruh bayi baru lahir, tanpa memandang status berat badan lahirnya, untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIDNEmail
Thesis advisorWidyaningsih, Ari0630018903library@unw.ac.id
Keywords: Kata Kunci: Berat Badan Bayi Lahir, Hiperbilirubin, BBLR, Bayi Baru Lahir
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas UNW > S1 Kebidanan
User Id: Universitas Waluyo
Date Deposited: 22 Jun 2026 06:45
Last Modified: 22 Jun 2026 06:57
URI: http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/6126

Actions (login required)

View Item View Item