HENDRAWAN, UTOMO BUDI (2025) EFESIENSI VAKSIN BCG UNTUK MENINGKATKAN CAKUPAN IMUNISASI DI KABUPATEN LAMANDAU. S1 thesis, Universitas Ngudi Waluyo.
|
Text
Utomo Budi H_027241027_Lembar Konsultasi - Utomo Budi.pdf Download (407kB) |
|
|
Text
Utomo Budi Hendrawan_027241027_FullTex - Utomo Budi.docx Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
Utomo Budi Hendrawan_027241027_Fulltex - Utomo Budi.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
Utomo Budi Hendrawan_027241027_Lampiran Depan - Utomo Budi.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Utomo Budi H_027241027_Halaman Judul - Utomo Budi.pdf Download (194kB) |
|
|
Text
Utomo Budi Hendrawan_027241027_Lampiran Belakang - Utomo Budi.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
Utomo Budi H_027241027_Daftar Pustaka - Utomo Budi.pdf Restricted to Registered users only Download (127kB) | Request a copy |
|
|
Text
Utomo Budi Hendrawan_027241027_BAB V - Utomo Budi.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Utomo Budi Hendrawan_027241027_BAB III - Utomo Budi.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Utomo Budi Hendrawan_027241027_BAB 1 - Utomo Budi.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Utomo Budi Hendrawan_027241027_Abstrak - Utomo Budi.pdf Download (2MB) |
Abstract
Imunisasi dasar merupakan salah satu cara pencegahan penyakit menular khususnya Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) yang diberikan tidak hanya kepada anak sejak bayi hingga remaja juga pada dewasa. Penggunaan vaksin yang tidak efesien memnyebabkan hampir setiap minggu banyak sisa vaksin yang tidak terpakai atau terbuang. Penggunaan vaksin BCG yang tidak efisien menyebabkan tingginya permintaan akan sediaan vaksin BCG dari Puskesmas Ke Dinas Kesehatan. Tujuan: Karya Kinerja ini bertujuan untuk memberikan gambaran efesiensi vaksin BCG untuk meningkatkan cakupan imunisasi BCG Di Kabupaten Lamandau. Metode: Efesiensi vaksin BCG meningkatkan cakupan imunisasi BCG Di Kabupaten Lamandau dilakukan dengan mengatur jadwal dan menentukan titik kumpul pemberian vaksin BCG. Hasil: Secara keseluruhan, inovasi ini tidak hanya meingkatkan efektifitas dan efesiensi penggunaan vaksin BCG, tetapi juga mendukung tercapainya cakupan imuniasi BCG di fasilitas kesehatan. Implementasi metode yang lebih modern dan terstruktur ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dalam keperawatan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Saran: agar penerapan metode penjadwalan dan pengumpulan peserta pada satu titik kumpul dilakukan secara konsisten. Hal ini memerlukan dukungan manajemen Puskesmas, terutama dalam sosialisasi, tata aturan yang jelas, dan didukung dengan pelatihan untuk tenaga kesehatan. Kata Kunci: Dinas Kesehatan, Surveilans dan Imunisasi.
| Item Type: | Thesis (S1) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | Dinas Kesehatan, Surveilans dan Imunisasi. | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine | ||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan UNW 3 | ||||||||
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 03:44 | ||||||||
| Last Modified: | 03 Jun 2026 03:44 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/5986 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
