Setyaningsih, Erni (2025) PENGEMBANGAN PROGRAM EDUKASI DAN KESADARAN MASYARAKAT MELALUI MEDIA SOSIAL MENUJU SERTIFIKASI BEBAS FRAMBUSIA DI KABUPATEN SEMARANG. S1 thesis, Universitas Ngudi Waluyo.
|
Text
Erni Setyaningsih_027241042_lembarkonsul - erni ardaneshwari.pdf Download (228kB) |
|
|
Text
Erni Setyaningsih_027241032_fulltextdoc - erni ardaneshwari.docx Restricted to Registered users only Download (11MB) | Request a copy |
|
|
Text
Erni Setyaningsih_027241042_fulltextpdf - erni ardaneshwari.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
Erni Setyaningsih_027241042_lampirandepan - erni ardaneshwari.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Erni Setyaningsih_027241032_halamanjudul - erni ardaneshwari.pdf Download (198kB) |
|
|
Text
Erni Setyaningsih_027241042_daftarpustaka - erni ardaneshwari.pdf Restricted to Registered users only Download (648kB) | Request a copy |
|
|
Text
Erni Setyaningsih_027241042_bab_V - erni ardaneshwari.pdf Download (519kB) |
|
|
Text
Erni Setyaningsih_027241042_bab_III - erni ardaneshwari.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Erni Setyaningsih_027241042_bab_I - erni ardaneshwari.pdf Download (555kB) |
|
|
Text
Erni Setyaningsih_027241042_abstrakpdf - erni ardaneshwari.pdf Download (296kB) |
Abstract
Menurut World Health Organization (WHO) . Laporan WHO tahun 2021, Indonesia berada posisi teratas negara dengan kasus Frambusia di wilayah Asia Tenggara. Terlapor ada 167 kasus Frambusia dari 6 Kabupaten/Kota di 2 Provinsi. Pemerintah Indonesia menetapkan target eradikasi Frambusia di seluruh Kabupaten/Kota pada tahun 2024. Tujuan penulisan ini untuk Mengoptimalkan kegiatan program Frambusia dalam mencapai eradikasi frambusia di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang dengan Pengembangan Program Edukasi dan Kesadaran Masyarakat Melalui Media Sosial dan Kampanye Menuju Sertifikasi Bebas Frambusia di Wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang. Metode kajian ini menggunakan metode deskriptif. Pada Tahun 2020-2022, Upaya Penanggulangan Frambusia di Kabupaten Semarang masih banyak mengalami kendala, perlu adanya upaya penguatan kinerja dan pengembangan surveilans frambusia di Kabupaten Semarang baik dari advokasi dan sosialisasi, peningkatan mutu data dan informasi, peningkatan kompetensi tenaga pelaksana surveilans frambusia, dan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat agar dapat ikut serta dalam penemuan dan pelaporan kasus frambusia. Goal dari penanggulangan program ini yaitu melaksanakan surveilans berkinerja aktif dan tidak ditemukannya kasus konfirmasi selama >6 bulan. Dilakukan strategi penguatan kinerja dengan sosialisasi ke seluruh petugas kesehatan, optimalisasi kegiatan pengembangan koordinasi dan advokasi ke lintas sektoral dan tokoh masyarakat dan pelaksanaan deteksi dini frambusia kepada anak sekolah, pondok pesantren dan masyarakat. Hasil pencatatan dan pelaporan di akhir tahun 2023 didapatkan suspek Frambusia sebanyak 1.631 orang yang telah diperiksa RDT dengan hasil negatif Frambusia.Dilakukan pula upaya pengembangan dengan inovasi “Pengembangan Program Edukasi dan Kesadaran Masyarakat Melalui Media Sosial dan Kampanye” dalam upaya peningkatan kesadaran dan dukungan masyarakat dalam melakukan pelacakan kasus Frambusia. Akhirnya, dilakukan pengajuan penilaian dan Kabupaten Semarang mendapatkan sertifikat bebas Frambusia.
| Item Type: | Thesis (S1) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Keywords: | EDUKASI, MEDIA SOSIAL, SERTIFIKASI BEBAS FRAMBUSIA | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine | ||||||||
| Divisions: | Fakultas UNW > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||||
| User Id: | UPT Perpustakaan UNW 3 | ||||||||
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 03:16 | ||||||||
| Last Modified: | 03 Jun 2026 03:16 | ||||||||
| URI: | http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/5982 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
