PENGELOLAAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF AKIBAT KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT PADA KLIEN TUBERKULOSIS PARU DI BALAI KESEHATAN MASYARAKAT WILAYAH PATI

Eka Putri Setiawan, Amanta Muhaimin (2025) PENGELOLAAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF AKIBAT KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT PADA KLIEN TUBERKULOSIS PARU DI BALAI KESEHATAN MASYARAKAT WILAYAH PATI. D3 thesis, Universitas Ngudi Waluyo.

[img] Text
MANUSKRIP_ AMANTA MUHAIMIN (3) - Amanta Putri.pdf
Restricted to Registered users only

Download (284kB)
[img] Text
CamScanner 17-12-2024 10.21 - Amanta Putri.pdf

Download (317kB)
[img] Text
AMANTA MUHAIMIN_081211003_LAMPIRAN DEPAN (1) - Amanta Putri.pdf

Download (653kB)
[img] Text
AMANTA MUHAIMIN_081211003_ABSTRAK(2) - Amanta Putri.pdf

Download (94kB)
[img] Text
AMANTA MUHAIMIN_081211003_BAB I - Amanta Putri.pdf

Download (120kB)
[img] Text
AMANTA MUHAIMIN_081211003_BAB III - Amanta Putri.pdf

Download (101kB)
[img] Text
AMANTA MUHAIMIN_081211003_BAB IV - Amanta Putri.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)
[img] Text
AMANTA MUHAIMIN_081211003_BAB V - Amanta Putri (1).pdf

Download (65kB)
[img] Text
AMANTA MUHAIMIN_081211003_DAFTAR PUSTAKA - Amanta Putri.pdf

Download (135kB)
[img] Text
AMANTA MUHAIMIN_081211003_LAMPIRAN - Amanta Putri.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Angka kejadian TBC paru cukup tinggi, baik di luar maupun di dalam negeri. Penyakit ini bersifat tidak bisa sembuh total (irreversible) dan membutuhkan pengobatan jangka panjang dengan rawat jalan. Pasien dengan TBC paru biasanya mengalami gejala seperti sesak napas, nafsu makan menurun, gangguan tidur, dan demam. Memberikan gambaran tentang Pengelolaan bersihan jalan nafas tidak efektif akibat tidak ketidakpatuhan minum obat pada klien tuberculosis paru di balai kesehatan masyarakat wilayah pati. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus mengenai asuhan keperawatan. Sampel yang digunakan ada 1 responden, dengan penelitian dilakukan di Balai Kesehatan Masyarakat Wilayah Pati. Hasil penelitian menunjukkann bahwa alasan terjadinya ketidakpatuhan minum obat pada pasien TB paru terutama disebabkan oleh efek samping obat yang dirasakan sehingga menyebabkan ketidaknyamanan terhadap kondisi tubuh yang dipengaruhi oleh beberapa factor yang salin berkaitan satu sama lain pada status ditemukan diagnosa bersihan jalan nafas tidak efektif tahap pengkajian menunjukan suara nafas tambahan ronki, perubahan irama dan frekuensi pernafasan, sputum susah keluar. Intervensi yang dilakukan pada klien tuberculosis paru adalah manajemen jalan nafas, terapi oksigen, kolaborasi dalam pemberian nebulizer, dan terapi tambahan batuk efektif. Didapatkan bersihan jalan nafas tidak efektif meningkat dan masalah teratasi dan diharapkan perawat memperbanyak edukasi ketidakpatuhan minum obat pada klien dan keluarga menggunakan poster yang menarik.

Item Type: Thesis (D3)
Contributors:
ContributionContributorsNIDNEmail
UNSPECIFIEDDewi, Siyamtinidn061768502UNSPECIFIED
Keywords: Tuberkulosis Paru, Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif,Amanta Muhaimin Eka Putri Setiawan 081211003
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas > D3 Keperawatan
User Id: UPT Perpustakaan UNW 2
Date Deposited: 12 Mar 2026 01:50
Last Modified: 12 Mar 2026 01:50
URI: http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/5403

Actions (login required)

View Item View Item