ANALISIS RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DI PUSKESMAS BERDASARKAN KATEGORI TEPAT OBAT DAN TEPAT DOSIS

DWI SULISTIANTI, DYAH and Kumala Hati, Anita and Putri Luhurningtyas, Fania (2022) ANALISIS RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DI PUSKESMAS BERDASARKAN KATEGORI TEPAT OBAT DAN TEPAT DOSIS. S1 thesis, Universitas Ngudi Waluyo.

[img] Text
S1_050115A023_DAFTAR PUSTAKA - Dyah Dwi Sulistianti.pdf
Restricted to Registered users only

Download (92kB)
[img] Text
S1_050115A023_BAB V - Dyah Dwi Sulistianti.pdf

Download (30kB)
[img] Text
S1_050115A023_BAB IV - Dyah Dwi Sulistianti.pdf
Restricted to Registered users only

Download (82kB)
[img] Text
S1_050115A023_BAB III - Dyah Dwi Sulistianti.pdf

Download (111kB)
[img] Text
S1_050115A023_BAB II - Dyah Dwi Sulistianti.pdf
Restricted to Registered users only

Download (133kB)
[img] Text
S1_050115A023_BAB I - Dyah Dwi Sulistianti.pdf

Download (40kB)
[img] Text
S1_050115A023_ABSTRAK - Dyah Dwi Sulistianti.pdf

Download (17kB)
[img] Text
S1_050115A023_SKRIPSI LENGKAP - Dyah Dwi Sulistianti.pdf
Restricted to Registered users only

Download (941kB)
[img] Text
S1_050115A023_HALAMAN JUDUL - Dyah Dwi Sulistianti.pdf

Download (34kB)
[img] Text
S1_050115A023_Lampiran Depan - Dyah Dwi Sulistianti.pdf

Download (544kB)

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi didefinisikan tekanan yang melebihiatau sama dengan 140/90 mmHg menurut Joint National Committee on Detection, Evaluation and Treatment of High Blood Pressure (JNC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan obat antihipertensi di puskesmas berdasarkan kategori ketegori ketepatan obat dan ketepatan dosis. Metode : Metode yang digunakan adalah literature review menggunakan observasional, software Microsoft excel, retrospective, dan deskriptif Hasil : Kriteria pasien yang mendapat antihipertensi adalah di puskesmas sempaja prehipertensi (12,5%), hipertensi stage 1 (34,4%), hipertensi stage 2 (53,1%), tunggal (87,5%), kombinasi (12,5%). Puskesmas pelambuan normal (1 orang), prehipertensi (3 orang), hipertensi stage 1 (18 orang), hipertensi stage 2 (15 orang). Puskesmas kopang hipertensi komplikasi DM (85%), hipertensi komplikasi jantung (10%), hipertensi komplikasi stroke (6%). Puskesmas Siantan hilir prehipertensi (0), hipertensi stage 1 (46,74%), hipertensi stage 2 (53,26%), tunggal (72,83%), kombinasi (27,17%). Puskesmas panjang laki – laki (48%), perempuan (52,0%),hipertensi serangan jantung (73,5%), hipertensi gagal jantung (82%), hipertensi stroke (26,5%), hipertensi gagal ginjal (45,5%). Kriteria antihipertensi terbanyak adalah golongan ACEI dan golongan CCB. Ketepatan berdasarkan tepat obat dan tepat dosis adalah puskesmas sempaja tepat obat (34,38%), tidak tepat (65,62%) prehipertensi sudah diberikan obat, hipertensi stage 1 diberikan kombinasi. Puskesmas pelambuan tepat obat (48,65%), tidak tepat (51,35%), tepat dosis (45,95%), tidak tepat dosis (54,05%). Puskesmas kopang tepat obat (100%), tepat dosis (100%). Puskesmas siantan hilir tepat obat (70,7%), tidak tepat (29,3%) hipertensi stage 2, hanya mendapat terapi tunggal, tepat dosis (98,91%), tidak tepat dosis (1,09%). Puskesmas panjang tepat dosis (89,8%), tidak tepat dosis (10,2%). Kesimpulan : Obat yang paling banyak di gunakan di puskesmas adalah golongan ACEI jenis obatnya captopril dan golongan CCB jenis obatnya amlodipine. Penggunaan obat antihipertensi kurang rasional jika dilihat dari indicator ketepatan durasinya. Kata Kunci : Antihipertensi, Tepat Obat, Tepat Dosis, Kerasionalan.

Item Type: Thesis (S1)
Keywords: Antihipertensi, Tepat Obat, Tepat Dosis, Kerasionalan.Dyah Dwi Sulistianti 050115A023
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas UNW > S1 Farmasi
Depositing User: UPT Perpustakaan UNW 1
Date Deposited: 31 Mar 2022 02:57
Last Modified: 31 Mar 2022 02:57
URI: http://repository2.unw.ac.id/id/eprint/2186

Actions (login required)

View Item View Item